Nilai Tukar EURUSD Terus Turun Setelah Rilis Data CPI

Berita hari ini Nilai Tukar EURUSD Terus Turun Setelah Rilis Data CPI

Nilai tukar EURUSD terus mengalami penurunan setelah data harga konsumen AS menunjukkan kenaikan yang lebih tinggi setelah pemotongan suku bunga terbaru oleh The Fed. Harga EURUSD telah melewati level 1,1000 dan terus bergerak ke arah bawah. Support di level 1,09075 kini menjadi batas sebelum menuju ke level 1,0800. 

Dolar AS menguat setelah data harga konsumen untuk bulan September naik lebih dari yang diperkirakan. Ada juga indikasi melemahnya pasar tenaga kerja dengan klaim pengangguran yang meningkat. Klaim pengangguran mencapai angka tertinggi dalam 14 bulan, namun data ini mungkin terdistorsi oleh dampak Badai Helene yang mempengaruhi klaim di North Carolina dan Florida. Situasi ini bisa memburuk akibat Badai Milton terbaru. Meskipun tingkat suku bunga tinggi sudah tercapai, investor mulai mengurangi ekspektasi akan pemotongan suku bunga lebih lanjut setelah data ini dirilis. 

Faktor lain yang menekan euro adalah melemahnya ekonomi Jerman, yang diperkirakan akan menyusut untuk tahun kedua berturut-turut. Menurut kementerian ekonomi, ekonomi terbesar di Eropa ini diperkirakan mengalami kontraksi sebesar 0,2% pada tahun 2024, menjadikannya satu-satunya negara di antara Group of Seven yang mengalami penurunan output. 

 

Ikuti IATC untuk mempelajari lebih lanjut tentang trading dan meningkatkan keterampilan Anda! 

Semua aktivitas trading melibatkan risiko, kerugian dapat melebihi deposit Anda. 

#IATC #IATCMarketNews #EURUSD #CPI #Eropa