Saham AS Anjlok Setelah Pekerja Pelabuhan Melakukan Mogok Kerja

Indeks S&P 500 melemah pada hari Selasa, turun ke 5.694 setelah pekerja pelabuhan di wilayah timur AS meluncurkan mogok terbesar dalam beberapa dekade, yang mengancam rantai pasokan. 

Pekerja pelabuhan di 36 pelabuhan di sepanjang wilayah timur AS melakukan mogok untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade. Tindakan ini diperkirakan dapat memengaruhi rantai pasokan, yang pada akhirnya menyebabkan kekurangan barang dan kenaikan harga. Hal ini bisa menjadi tantangan bagi Federal Reserve yang baru saja memangkas suku bunga akibat penurunan inflasi. 

Mogok kerja ini juga terjadi beberapa minggu sebelum pemilihan presiden yang sangat ketat, dan dapat menjadi faktor yang memengaruhi pemilih jika kekurangan barang terjadi. Serikat pekerja berencana untuk terus mogok hingga mereka mendapatkan kesepakatan yang adil, memanfaatkan leverage mereka atas perusahaan. 

Meskipun inflasi telah melambat, biaya hidup masih jauh lebih tinggi dibandingkan sebelum pandemi, yang telah memengaruhi upah pekerja. Aksi ini diperkirakan akan memengaruhi berbagai sektor saham, meskipun saat ini masih dalam tahap awal. Saham perusahaan kereta api turun karena mereka menangani volume kontainer yang besar. 

Ikuti IATC untuk mempelajari lebih lanjut tentang trading dan meningkatkan keterampilan Anda! 

Semua aktivitas trading melibatkan risiko, kerugian dapat melebihi deposit Anda. 

#IATC #IATCMarketNews #SP500 #labour #indices #stocks