Saham Google Turun Setelah DOJ Mengancam Pemecahan Perusahaan
Saham Alphabet’s Google (NYSE: GOOG) turun pada hari Rabu setelah Departemen Kehakiman AS (DOJ) mengancam untuk memecah perusahaan. Saham GOOG menemukan resistensi di level $170,53, dan harga juga telah menembus support dari celah terbuka sebelumnya. Support untuk awal pergerakan tersebut berada di sekitar $157,91, dengan support lebih besar di bawahnya pada kisaran $148,00-150,00.
Raksasa teknologi ini bisa menghadapi pembatasan pada banyak produk utamanya, termasuk browser Chrome, Play Store, dan OS Android, kata DOJ AS. Berita ini muncul setelah seorang hakim pada bulan Agustus menyatakan bahwa perusahaan telah melanggar undang-undang anti-monopoli untuk mendominasi pencarian online.
Para pejabat kini telah mengajukan serangkaian proposal untuk membongkar monopoli perusahaan dalam pengajuan di pengadilan. Rencana tersebut mencakup penghentian Google membayar perusahaan teknologi lain agar mesin pencarinya dipasang secara default di produk mereka. Google membayar lebih dari $26 miliar pada tahun 2021 kepada perusahaan seperti Apple agar Chrome menjadi opsi pencarian bawaan.
Pengetatan regulasi terhadap Google dapat mempengaruhi pendapatan iklannya dan juga berdampak pada perusahaan lain yang menerima pembayaran untuk menjadikan produk Google sebagai fitur prioritas.
—
Ikuti IATC untuk mempelajari lebih lanjut tentang trading dan meningkatkan keterampilan Anda!
Semua aktivitas trading melibatkan risiko, kerugian dapat melebihi deposit Anda.
#IATC #IATCMarketNews #GOOG #stocks