Tesla (NYSE: TSLA) mengalami penurunan saham sebesar 6% pada pembukaan hari Rabu setelah perusahaan melaporkan jumlah pengiriman yang lebih rendah dari perkiraan analis. Harga saham TSLA mencapai level resistensi di $264,95, yang menghambat pergerakan menuju target yang lebih tinggi. Garis tren penurunan kembali dimainkan di level $200.
Tesla melaporkan 462.890 pengiriman dan 469.796 kendaraan diproduksi pada Q3 2024, lebih rendah dari estimasi analis. Menurut estimasi FactSet, diperkirakan ada 463.310 pengiriman pada kuartal yang berakhir 30 September. Meskipun Tesla tidak mencatatkan “pengiriman” dalam laporan keuangannya, angka ini dianggap sebagai metrik terdekat dengan unit yang terjual dan merupakan angka kunci bagi Wall Street menjelang setiap laporan pendapatan.
Data dari S&P Global Mobility melaporkan bahwa Tesla telah menjual lebih dari 5.000 unit Cybertruck pada bulan Juli, dengan total penjualan hingga tahun ini lebih dari 17.000 unit. Deutsche Bank memperkirakan penjualan Q3 mencapai 13.500 unit. Meskipun kendaraan baru ini hanya 3% dari total penjualan, Cybertruck dapat mempengaruhi apakah Tesla mencapai target total pengirimannya.
—
Ikuti IATC untuk mempelajari lebih lanjut tentang trading dan meningkatkan keterampilan Anda!
Semua aktivitas trading melibatkan risiko, kerugian dapat melebihi deposit Anda.
#IATC #IATCMarketNews #tesla #TSLA