Samsung (KRW:005930) menjadi perhatian setelah AS memperluas pembatasan chip ke kawasan Asia. Saat ini, harga saham Samsung sedang menguji level terendah tahun 2022 di angka 51.900, yang berpotensi menjadi titik terendah jangka menengah.
Pembatasan ekspor terbaru AS pada pengiriman chip memori bandwidth tinggi (HBM) ke China diprediksi memiliki dampak yang minim terhadap sebagian besar produsen chip Korea. Namun, beberapa ahli menyatakan bahwa pembatasan ini bisa menyebabkan hilangnya peluang untuk mendapatkan pelanggan baru.
Pemerintah AS menerapkan kontrol ekspor berdasarkan aturan Foreign Direct Product Rule (FDPR), yang memberikan kewenangan untuk melarang penjualan produk berbasis teknologi Amerika. Dalam satu tahun terakhir, FDPR digunakan untuk memperlambat kemajuan teknologi China.
Sektor keuangan Grup Samsung masih menghasilkan pendapatan yang lebih besar dibandingkan dengan kelompok perbankan utama di Korea. Samsung Life Insurance, Samsung Fire & Marine Insurance, Samsung Card, dan Samsung Securities mencatatkan laba bersih sebesar 4,6 triliun won (sekitar $3,3 miliar) selama sembilan bulan pertama tahun ini.
—
Ikuti IATC untuk mempelajari lebih lanjut tentang trading dan meningkatkan keterampilan Anda!
Semua aktivitas trading melibatkan risiko, kerugian dapat melebihi deposit Anda.
#IATC #IATCMarketNews #Samsung #Chip #Korea